skip to Main Content
Memanah Itu Menyenangkan (Ekskul Memanah KBS)

Memanah itu Menyenangkan (Ekskul Memanah KBS)

Memanah itu Menyenangkan

Ibu                   :“Ayo, nak. Kita memanah”

Diam.

Putrinya           :“Nak?”

Masih diam.

Ibu                   :“Kamu sedang main apa sih?”

Ally has been Slayed. (Suara game)

Ibunya tersenyum.

Ibu                   :“Nak, memanah itu bagus loh buat kesehatan”

Putrinya           :“Ah, cape, bu. Panas lagi.

Ibu                   :“Tahu gak nak, Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam dulu menganjurkan memanah loh”

Putrinya           :“Hah, masa, bu?

Ibu                   :“Iya. Itu baik untuk kekuatan lengan, tubuh atas dan bawahmu. Karena memanah itu memerlukan konsentrasi…”

Putrinya           :“Main game di gawai juga perlu konsentrasi, bu.”

Ibu                   :“Iya. Tapi tidak baik untuk tubuhmu jika terlalu lama”

Ibu                   :“Ayo, nak. Kita coba dulu memanah buah” Ibunya mengambil gawai yang dipegang anak itu dan menyimpannya.

Putrinya           :“Buah itu dimakan, bu. Bukan dipanah”

Memasang muka sebal

Ibu                   :“Daripada kita memanah hewan atau makhluk hidup, itu tidak boleh, nak.”

Anak itu mengambil busur dan anak panah. Lalu memanah ke ara buah yang ada di pohon jati di depan rumah. Kemudian melapaskan anak panah itu. “Wuusshh” Anak panah itu melesat. Jauh melenceng dari buah yang ditargetkan.

Anak itu tersenyum. Memanah di dunia nyata ternyata tidak semudah seperti di dunia maya tau permainan di gawai. Dia kembali mengambil anak panah. Kali ini dia berkonsentrasi tingkat tinggi.

Ibu                   :”Selamat Menikmati, nak”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
HUBUNGI KAMI VIA WHATSAPP